Minggu, 02 Agustus 2009

Bukti Kebenaran AL'QURAN tentang babi

Flu babi mewabah di dunia. Virus yang diduga jenis baru ini merupakan kombinasi virus flu babi, flu burung, dan flu manusia.
Departemen Kesehatan Meksiko menyatakan virus berjenis H1N1 memiliki sejumlah gejala, antara lain demam di atas 39 derajat Celsius, sakit kepala, pegal linu, dan iritasi mata. Sementara Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat virus telah menewaskan 68 orang dan 943 lainnya dirawat. Namun, pemerintah Meksiko melansir hanya 20 orang yang terbukti positif tewas akibat virus dan 37 kasus lainnya masih diselidiki.
Pemerintah Meksiko saat ini mewajibkan warganya menggunakan masker penutup hidung sebagai antisipasi penyebaran virus. Sejumlah petugas diturunkan ke jalan untuk membagikan masker tersebut. Warga juga tak dianjurkan berobat ke rumah sakit karena dikhawatirkan rentan terinfeksi. Bahkan, kontak fisik seperti berjabat tangan dan mencium pipi pun dilarang.

Penyakit serupa merebak pula di Negara Bagian Texas dan California, Amerika Serikat. Delapan orang jatuh sakit. Juru bicara pusat penyakit menular AS mengatakan, penyakit flu yang menyerang AS dan Meksiko ini adalah jenis baru. Sejumlah peneliti khawatir flu babi menjadi pandemi global.

Sementara saat ini, masyarakat Indonesia sedikit demi sedikit mulai terjangkiti oleh penyakit ini, Penyakit yang amat ditakuti karena gejala yang ditimbulkannya sama seperti gejala flu pada umumnya dan hanya dapat terdeteksi jika pasien dibawa kerumah sakit itupun harus dikarantina dengan status “Suspect flu babi”.
Banyak analisis yang dikemukakan para pakar tentang sebab-sebab diharamkannya binatang atau makanan tertentu. Babi, misalnya, dinilai mengidap sekian banyak jenis kuman dan cacing yang sangat berbahaya terhadap kesehatan manusia. Tenasolium adalah salah satu nama cacing yang berkembang biak dalam pencernaan yang panjangnya dapat mencapai delapan meter. Pada 1968 ditemukan sejenis kuman yang merupakan penyebab dari kematian sekian banyak pasien di Belanda dan Denmark. Pada 1918, flu Babi pernah menyerang banyak bagian dari dunia kita dan menelan korban jutaan orang. Flu ini kembali muncul pada 1977, dan di Amerika Serikat ketika itu dilakukan imunisasi yang menelan biaya 135 juta dolar. Demikian sekelumit dari bahaya babi, sebagaimana dikemukakan oleh Faruq Musahil dalam bukunya Tahrim Al-Khinzir fi Al-Islam.
"Daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus & kolon". Persentase penderita penyakit ini di negara negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo. Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai Reservoir Penyakit. Gara-gara babi, virus Avian Influenza jadi ganas. Virus normal AI (Strain H1N1 dan H2N1) tidak akan menular secara langsung ke manusia. Virus AI mati dengan pemanasan 60 ÂșC lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih.Bila ada babi, maka dalam tubuh babi, Virus AI dapat melakukan mutasi & tingkat virulensinya bisa naik hingga menjadi H5N1. Virus AI Strain H5N1 dapat menular ke manusia. Virus H5N1 ini pada Tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700.000 orang (diberi nama Flu Hongkong).
Sejak berabad abad yang lalu ALLAH SWT sudah memberi peringatan kepada umatNYA tentang larangan mengkonsumsi binatang babi karena banyak kandungan penyakit didalam daging babi, tapi bukan berarti kita harus membenci babi yang notabene adalah ciptaan ALLAH.
Babi adalah pembatas antara kaum muslim dan non muslim,pembatas antara beriman dan tidak beriman,pembatas antara dzolim dan tidak dzolim. Jadi binatang binatang yang diharamkan oleh ALLAH adalah barometer bagi diri kita. Dan berikut adalah kutipan -ayat Al’QURAN tentang bahayanya babi:
QS. Al Baqoroh (2) : 173
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Ayat Al’ QURAN ini diturunkan ALLAH SWT 16 abad yang lalu dan sekarang ini terbukti sudah apa apa yang tersurat maupun tersirat dalam kitab suci AL’QURAN .Bukti-bukti kebenaran Islam telah ALLAH keluarkan dan menepis anggapan kaum kafirin yang memang tidak rela jika Islam menjadi agama terbesar dan terpercaya keasliannya didunia ini.Anda masih ragu tentang kebenaran dan kemurnian Islam?lain waktu akan saya posting kembali bukti bukti kebenaran firman ALLAH yang ada didalam AL’QURAN bukan dalam kitab yang lain yang sudah tercampur aduk dengan pemikiran pemikiran manusia.wasslam.










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

SALAM KENAL

HAI! Sebagai blogger baru, perlu kiranya saya mendapatkan kritik,saran dan tips agar blog ini bisa bermanfaaf.Blog ini memang dibuat untuk para mualaf-mualaf yang mempunyai problem(masalah)dan mudah-mudahan dapat dicarikan jalan keluar.Wassalam